Lelaki Teristimewaku

 




Siti Nurfaizah

PBA Semester III

Peserta didik kelompok ilmiah dan sastra P2M 2020 bidang Literasi, IDIA Prenduan

****


Ayah....

Peluh Keringat Membasahi Tubuhmu

Sinar Panas Mentari, Tak Menyerahkanmu,

Berat Jeruji Besi Tak Menghalangimu

Untuk Memikul Beban Berat,

dalam Menangguhkan Tanggung Jawab Akhiratmu,  

Saat Ini...

Keriput Tua Mulai Menyelimuti Kulit Tangan dan Wajahmu

Tapi....

Aku dan Ibu...

Beruntung Menjadi bagian dari Hidupmu

Ingat Ayah....

Kau adalah Malaikat Pertama Bagiku

Malaikat Pertama yang Melindungiku

Malaikat yang Menjagaku

Dan Engkau....

Malaikat Pertama yang Tak kenal Lelah,

Dalam Memperjuangkan Hidupku.....

Terimakasih Ayah.....

Tampan menawan itulah wajahmu....

Indah mengurai itu tingkah lakumu....

Merah melingkar dipipi kanan kirimu...

pangeranku....

Sholeh itu perangai terbaikmu,

Perangaimu...

Mampu Mematahkan mata para lelaki yang memandangmu...

 

 






Komentar